Profil KPH | K P H L | REGIONAL 2 | Nusa Tenggara Barat

Publikasi KPH

By A Web Design

Iklan
Iklan
Iklan

ADMIN KPH

Iklan

Nusa Tenggara Barat
KPHL Maria Unit XXIII

PROFIL KPH MODEL MARIA (NUSA TENGGARA BARAT)

  1. I. ASPEK WILAYAH  :

I.1 Penetapan Wilayah KPH dan KPHP tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat

Penetapan wilayah KPHP dan KPHL Provinsi Nusa Tenggara Barat sesuai Keputusan Menhut Nomor  SK.68/MENHUT II/2010 tanggal 28/01/2010 meliputi area dengan luas ±518.913 ha yang terdiri dari 9 unit KPHL dengan luas ± 277.690 ha dan 7 unit KPHP dengan luas ± 241.233 ha.

 

I.2   Penetapan wilayah KPHL Model Maria:

KPHP Model Unit III Maria di Kabupaten Bima telah ditetapkan sebagai KPHP Model dengan  SK Menteri Kehutanan Nomor SK.752/MenhutII/2012 tanggal 09/08/2012  dengan luas ± 41.126 ha, terdiri dari Hutan Produksi (HP) dengan luas ± 21.995 ha dan hutan Lindung (HL) dengan luas ± 19.131 ha.

PETA KPHP MODEL MARIA & FUNGSI KAWASAN HUTAN

BERDASARKAN SK PENETAPAN No. SK.439/MenhutII/2012

TANGGAL 09/08/2012

Untuk melihat profil Selengkapnya dapat didownload disini.

 
KPHL Ampang

Profil KPHL Model Ampang (Prov Nusa Tenggara Barat)

  1. A. Penetapan wilayah KPHL Model Ampang :

KPHL Model Unit XII Ampang di kabupaten Sumbawa telah ditetapkan sebagai KPHL Model dengan  SK Menteri Kehutanan Nomor SK.751/Menhut II/2012 tanggal 26/12/2012 dengan rincian luas:

Fungsi Hutan

Luas (ha)

Hutan Lindung

24.168

Hutan Produksi

8.261

Hutan Produksi Terbatas

6.252

Luas Total (ha)

38.681

 

  1. B. Kondisi Penutupan Lahan

Berdasarkan penafsiran citra landsat tahun 2011, KPHL Model Ampang terdiri dari :

 

Jenis Penutupan Lahan

Luas (ha)

Belum terdefinisi

30,48

Danau

2,35

Hutan Lahan Kering Primer

17.581,06

Hutan Lahan Kering Sekunder

8.061,38

Hutan Mangrove Primer

194,81

Hutan Mangrove Sekunder

17,87

Pertanian Lahan Kering

489,94

Pertanian Lahan Kering Bercampur Semak

873,77

Sawah

836,30

Semak / Belukar

10.312,01

Tambak

194,24

Tanah Terbuka

86,78

Jumlah

38.681,00

 

Dari data tersebut, penutupan lahan dominan pada KPHL Model Ampang adalah Hutan Lahan Kering Primer dan Semak / Belukar.

  1. C. Kondisi Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Kawasan Hutan

Sudah ada beberapa izin di KPHL Model Ampang, yaitu

 

  • Izin Pemanfaatan

Nama Pemanfaatan

SK

Jenis Pemanfaatan

Luas (ha)

PT. Energi Agro Industry

488/Menhut-VI/2010

HTI

7.587,13

Sumbawa

448/Menhut-II/2009

HKm

506,53

Ampang Total

8.093,66

 

  • Izin Penggunaan

Nama Izin Penggunaan

No SK

TGl SK

Luas (ha)

Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I

S.440/Menhut-VII/2010

31/08/2010

5,34

 

  1. D. ASPEK KELEMBAGAAN
  • Bentuk organisasi KPH Model :

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dengan tipe B dengan KKPH eselon IVa

  • Landasan pembentukan organisasi :

Perbup Sumbawa Nomor 16 tahun 2008 jo Perbup Sumbawa Nomor  1 tahun 2008 tentang Rincian Tugas , fungsi dan tata kerja dinas kehutanan dan perkebunan kabupaten sumbawa jo Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pada Dinas Daerah Kabupaten Sumbawa

  • Struktur organisasi :

KKPH, Kasubag TU, kelompok Jabatan Fungsional dan staff

STRUKTUR ORGANISASI KPH MODEL AMPANG

(Perbup Sumbawa Nomor 16 tahun 2008)

 

Untuk melihat profil Selengkapnya dapat didownload disini.

 
PROFIL KPHL MODEL RINJANI BARAT (Provinsi NTB)

I. ASPEK WILAYAH  :

I.1.  Penetapan Wilayah KPH Provinsi Nusa Tenggara Barat

Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK. 337/Menhut-VII/2009 tanggal 15 Juni 2009 ; luas total ± 889.210 ha terdiri dari :

KPHP 12 unit seluas ± 440.993 ha

KPHL 11 unit seluas ± 448.217 ha

 

I.2.  Penetapan wilayah KPHL Model Rinjani Barat, Kab Lombok Barat dan Lombok Utara :

Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 651/Menhut-II/2010 tanggal 22    Desember 200; Luas total ± 40.983 ha terdiri dari :

-     Hutan Lindung  seluas ± 28.911 ha

-     Hutan Produksi Terbatas seluas ± 6.977 ha

-     Hutan Produksi seluas ± 5.075 ha

 

PETA KPHL MODEL RINJANI BARAT & FUNGSI KAWASAN HUTAN

BERDASARKAN SK PENETAPAN NOMOR 651/MENHUT-II/2010

TANGGAL 22 DESEMBER 2010

 

 
PROFIL KPHL MODEL LOMBOK TIMUR (PROVINSI NTB)

I. ASPEK WILAYAH  :

I.1 Penetapan Wilayah KPHL dan KPHP tingkat Provinsi NTB

Penetapan wilayah KPHL dan KPHP Provinsi NTB sesuai Keputusan Menhut Nomor SK.337/Menhut-VII/2009 tanggal 15 Juni 2009 meliputi area dengan luas ± 889.210 ha yang terdiri dari 11 unit KPHL dengan luas ± 448.217 ha dan 12 unit KPHP dengan luas ± 440.993 ha.

I.2 Penetapan wilayah KPHL Model Rinjani Timur

KPHL Model Rinjani Timur di Kabupaten Lombok Timur, telah ditetapkan sebagai KPHL Model sesuai dengan SK Menteri Kehutanan Nomor SK.225/Menhut-II/2012 tanggal 4 Mei 2012 dengan luas  ± 37.589 ha terdiri dari HL ± 31.987 ha dan HP ± 5.602 ha.

PETA WILAYAH KPHL MODEL RINJANI TIMUR & FUNGSI KAWASAN  HUTAN

BERDASARKAN SK PENETAPAN NOMOR SK.225/MENHUT-II/2012

TANGGAL 4 MEI 2012