Publikasi KPH

By A Web Design

Iklan
Iklan
Iklan

ADMIN KPH

Iklan

SURVEI PENGGUNA

SURVEI PENGGUNA
 

PROFIL KPHL MODEL RINJANI BARAT (Provinsi NTB)

I. ASPEK WILAYAH  :

I.1.  Penetapan Wilayah KPH Provinsi Nusa Tenggara Barat

Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK. 337/Menhut-VII/2009 tanggal 15 Juni 2009 ; luas total ± 889.210 ha terdiri dari :

KPHP 12 unit seluas ± 440.993 ha

KPHL 11 unit seluas ± 448.217 ha

 

I.2.  Penetapan wilayah KPHL Model Rinjani Barat, Kab Lombok Barat dan Lombok Utara :

Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 651/Menhut-II/2010 tanggal 22    Desember 200; Luas total ± 40.983 ha terdiri dari :

-     Hutan Lindung  seluas ± 28.911 ha

-     Hutan Produksi Terbatas seluas ± 6.977 ha

-     Hutan Produksi seluas ± 5.075 ha

 

PETA KPHL MODEL RINJANI BARAT & FUNGSI KAWASAN HUTAN

BERDASARKAN SK PENETAPAN NOMOR 651/MENHUT-II/2010

TANGGAL 22 DESEMBER 2010

 

I.3.     Letak geografis :

116º 00’  - 116º 30’ LS

08º 10’  -   08º 40’ BT

 

I.4.     Batas-batas :

Utara               : Laut Banda

Selatan            : Kab. Lombok Tengah

Barat               : Selat Lombok

Timur              : Kab. Lombok Timur

 

I.5. Kondisi Penutupan Lahan :

No

Penutupan Lahan

Luas ± (ha)

1

Hutan Lahan Kering Primer

23.880,58

2

Hutan Lahan Kering Sekunder

12.074,89

3

Semak Belukar

3.728,04

4

Permukiman

0,40

5

Tanah Terbuka

11,68

6

Pertanian Lahan Kering

16,70

7

Pertanian Lahan Kering Campuran

370,10

 

Jumlah

40.082,39

Sumber : Citra Landsat tahun 2009

 

I.6. Kondisi Biofisik wilayah KPHL Model Rinjani Barat :

a. Iklim : Kabupaten Lombok Barat termasuk wilayah yang beriklim tropis, dengan dua musim, yaitu musim kemarau yang berlangsung antara April hingga Agustus, dan musim hujan antara bulan September hingga Maret dengan temperature / suhu udara pada Tahun 2010 rata – rata berkisar antara 23,91 0C sampai 31,94 0C dan suhu maksimum terjadi pada bulan April dengan suhu 32,90 0C serta suhu minimum 22,80 0C terjadi pada bulan Juli. Kelembaban udara berkisar antara 82%, kelembaban udara maksimum terjadi pada Mei sebesar 85% sedangkan kelembaban minimum terjadi pada bulan Agustus sebesar 79%.

Keadaan curah hujan pada tahun 2010 rata-rata sebesar 220 mm dengan curah hujan tertinggi terjadi pada bulan September sebesar 489 mm dan curah hujan terendah pada bulan Maret yaitu sebesar 77 mm. Sedangkan hari hujan pada tahun 2010 rata-rata sebanyak 18 hari dengan hari hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember sebesar 25 hari dan hari hujan terendah terjadi pada bulan April yaitu sebesar 11 hari.

Lamanya penyinaran matahari yang terjadi selama Tahun 2010 rata-rata 68 %, lamanya penyinaran matahari maksimum terjadi pada bulan Agustus sebesar 81% dan lamanya penyinaran matahari minimum terjadi pada bulan Desember sebesar 33%.

Kecepatan angin rata-rata yang terjadi selama Tahun 2010 sebesar 7 knot, kecepatan maksimun terjadi pada bulan Januari, Pebruari, Maret, April, Juli, Nopember dan Desember yaitu sebesar 7 knot, sedangkan kecepatan minimum terjadi pada bulan Mei, Juni, Agustus, September dan Oktober yaitu sebesar 6 knot. Arah angin rata-rata yang terjadi pada Tahun 2010 sebesar 230 derajat, arah angin maksimum terjadi pada bulan Januari sebesar 280 derajat, sedangkan arah angin minimum terjadi pada bulan Agustus yaitu sebesar 90 derajat.

Tekanan udara yang ditandai dengan dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Tekanan udara rata-rata sebesar 1.009,54 mbs dengan tekanan udara maksimum terjadi pada bulan Juli sebesar 1.011,40 mbs sedangkan tekanan udara minimum terjadi pada bulan Desember sebesar 1.006,50 mbs.

Tabel Topografi Kabupaten Lombok Barat Tahun 2010 :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

I.7.       Kondisi Pemanfaatan dan Penggunaan :

-        Adanya pemanfaatan PHTI/IUPHHK-HT PT. Sadana Arif Mandiri di Senaru dan sekitarnya (Bayan) yang akan dibina oleh KPH Rinjani Barat

-        HKm Lombok Barat nomor SK 445/Menhut-II/2009 tanggal 8 April 2009 dengan luas 46,15 ha

-        HKm Lombok Barat (Batu Layar) nomor SK 358/Menhut-II/2011 tanggal 7 Juli 2011 dengan luas 225,56 ha

-        HKm Lombok Utara (Jenggala) nomor SK 352/Menhut-II/2011 tanggal 7 Juli 2011 dengan luas 547,38 ha

-        HKm Lombok Utara nomor SK 447/Menhut-II/2009 tanggal 8 April 2009 dengan luas 32,45 ha

-        HKm Lombok Utara (Jenggala) Nomor SK 352/Menhut-II/2011 tanggal 8 April 2009 dengan luas 589,13 ha

-        KHDTK Unram, adanya pusat gaharu di Senaru

-        PT. Telkomomindo/BTS Pusuk/Gunung Sari

-        Seismograf di Pusuk/Gunung Sari

-        PT. Exelcomindo/BTS Mangsit/Tanjung

-        PT. PLN

-        PT. Suar Investindo Capital

-        PDAM Menang/Bendungan Ranget dan Serepak

 

I.6.1     IUPHHK-HA – Belum ada

I.6.2     IUPHHK-HT – Belum ada

I.6.3     IPHHK– Belum ada

I.6.4     IPHHBK– Belum ada

I.6.5     IUPHJL– Belum ada

I.6.6     Lain-lain– Belum ada

I.7 Rencana Tata Ruang Wilayah

I.7.1         Rencana Tata Ruang Provinsi– Belum ada

I.7.2         Rencana Tata Ruang Kabupaten/Kota– Belum ada

I.8    Rencana Kehutanan

I.8.1 Rencana Kehutanan Tingkat Nasional– Belum ada

I.8.2 Rencana Kehutanan Tingkat Propinsi– Belum ada

I.8.3 Rencana Kehutanan Tingkat Kabupaten Kota– Belum ada

I.8.4 RAN – GRK– Belum ada

I.8.5 Strategi Nasional REDD+– Belum ada

 

II. ASPEK KELEMBAGAAN

II.1. Bentuk Organisasi

Bentuk organisasi KPHL Model Rinjani Barat adalah Unit Pelaksana Teknis Daerah di bawah Dinas Kehutanan dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat

II.2. Landasan Organisasi

Landasan hukum pembentukan organisasi KPH : sesuai SK PERDA Nomor 23 tahun 2008 tanggal 26 Agustus 2008 tentang Organisasi dan Tata kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Dinas Daerah dan Unit Pelaksana Teknis Badan pada Inspektorat, Bapedda dan Lembaga Teknis Daerah provinsi NTB

II.3. Struktur organisasi

Organisasi UPTD KPH Rinjani Barat merupakan unit teknis di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat dikepalai oleh seorang Kepala KPH dibantu oleh 5 orang pejabat struktural yaitu 1 orang kepala Sub Bagian Tata Usaha, 1 orang Kepala Seksi Budidaya dan Produksi, 1 orang Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran serta 2 orang Kepala Resort KPH.

 

 

II.4. Personil KPH :

Pengelola

Jumlah

Keterangan

Kepala KPH

1 orang

S1, S2 Kehutanan, Diklat KPH

Kepala SBTU

1 orang

Kepala Seksi Budidaya dan Produksi

1 orang

Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran

1 orang

Kepala Resort KPH

2 orang

Tenaga Teknis Perencanaan

Tenaga Pengamanan

25 orang

Pamswakarsa

Tenaga Administrasi

Tenaga Teknis Lainnya

II.5. Rencana menuju SKPD : target tahun 2012 karena perlu disetujui oleh DPRD

II.6. Rencana pengembangan SDM : akan ada perekrutan tenaga

II.7. Kelengkapan sarana prasarana :

- Kantor KPH seluas 200 m² diatas lahan 2497 m². Dibangun di atas tanah Pemda yang terdiri dari ruang kepala balai, ruang kepala seksi Budidaya dan Produksi beserta staf, ruang Kasi Pengolahan dan Pemasaran beserta staf, ruang Kasubag TU beserta staf, kamar mandi Kepala Balai dan kamar mandi staf. Lokasi kantor di Jalan Jenderal sudirman nomor 57, Sayang sayang Mataram.

- Sepeda motor trail 2 unit

- UPS 2 unit

- Komputer dan printer 2 unit

- Laptop 1 unit

- Meubelair : meja dan kursi 13 unit, kursi tamu 1 unit, kursi ruang tunggu 2 unit, filling kabinet 1 unit, lemari arsip 3 unit dan AC ½ PK 5 buah

II.8. Lain-lain : – Belum ada

III. ASPEK RENCANA dan AKTIVITAS/KEGIATAN PENGELOLAAN HUTAN

III.1. Tata Hutan dan rencana pengelolaan :

- Penafsiran citra landsat tahun 2005 sudah ada, untuk tahun 2010 sedang diupayakan citra resolusi tinggi

- Kegiatan baru dilaksanakan pada lokasi kegiatan PHUTL Ditjen BUK seluas 985 ha

- Patok batas perlu diperbaiki dengan patok beton

- Penyusunan RP tahun 2010 penyusunan draft, tahun 2011 konsultasi publik dan penyusunan final

- Sudah dibuat peta operasional Peta Rancangan Kegiatan Pembangunan skala 1 : 10.000 yang isinya pembagian areal penggarap (swadaya).

III.1.1 Citra Satelit– Belum ada

III.1.2 Inventarisasi desk analisis– Belum ada

III.1.3 Inventarisasi Sosekbud– Belum ada

III.1.4 Inventarisasi Hutan– Belum ada

III.2 Penyusunan Rencana Pengelolaan HUtan– Belum ada

III.3 Penggunaan Kawasan Hutan– Belum ada

III.4 Pemanfaatan Hutan– Belum ada

III.5 Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan– Belum ada

III.6 Perlindungan Hutan dan Konservasi– Belum ada

III.7 Pengolahan Hasil Hutan– Belum ada

III.8 Pemberdayaan Masyarakat– Belum ada

III.9 Peta Operasional– Belum ada

III.10 Alokasi Dana Bantuan Pembangunan/Operasional :

A. Alokasi APBN tahun 2011 :

1. Ditjen Planologi Kehutanan

- Inventarisasi dan identifikasi permasalahan kawasan hutan Rp. 57.860.000,- 2011)

- Inventarisasi sosekbud Rp. 63.230.000,-

- Konsultasi publik penyempurnaan RPH Rp. 71.270.000,-

- Penataan wilayah kerja resort KPH Rp 80.900.000,-

- Pembangunan kantor dan pengadaan motor, komputer, laptop, meubelair Rp. 778.576.000,-

2. Ditjen BUK.

- Inventarisasi potensi kayu hutan produksi Rp. 72.380.000,-

- Monev pemanfaatan hutan produksi Rp. 27.690.000,-

3. Balai Litbang Mataram

Pelatihan bididaya dan inokulasi gaharu kelompok tani sekitar KPH (4 orang)

B. Alokasi APBD tahun 2011

1. KPH Rinjani Barat

- Pengembangan rumput ketak (pakis kawat) Rp. 84.387.000,-

- Pengembangan bambu Rp. 20.287.000,-

- Pengembangan perlebahan Rp. 38.300.000,-

- Pengadaan mesin TTG pengolah kopi Rp. 40.000.000,-

2. Bidang RPH

- Pembuatan arboretum (gagal)

- Rehabilitasi mata air Rp. 87.000.000,-

3. Bidang PH

- Pengembangan nyamplung Rp. 26.800.000,-

- Pemeliharaan I pengembangan nyamplung Rp. 2.900.000,-

4. Dishutkab Lombok Barat (DAK APBD II)

- Reboisasi hutan lindung Rp. 400.934.000,-

5. Dishutkab Lombok Utara (DAK APBD II)

- Reboisasi hutan lindung Rp. 355.208.000

 

 

 

III.11 Konvergensi Kegiatan

No

Kegiatan

Volume

Satker

Anggaran

Pelaksana

Jml

Satuan

(Rp)

Kegiatan

A.

DITJEN PLANOLOGI

1

Penataan Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan

1

Dokumen

BPKH Wil. VIII Denpasar

170.890.000

BPKH VIII / Perguruan tinggi

2

Sarana dan Prasarana KPH Rinjani Barat - NTB

a. Bangunan Kantor

1

Unit

BPKH Wil. VIII Denpasar

491.863.000

BPKH VIII/ Kontraktor

b. Alat Transportasi/Mobilitas

1

Unit

BPKH Wil. VIII Denpasar

380.000.000

BPKH VIII/ Kontraktor

c. Alat Perkantoran

7

Unit

BPKH Wil. VIII Denpasar

65.000.000

BPKH VIII/ Kontraktor

d. Peralatan Survey

4

Unit

BPKH Wil. VIII Denpasar

13.000.000

BPKH VIII/ Kontraktor

B.

DITJEN BPDAS-PS

3

Pengadaan Peralatan SPAS (1 Unit KPH Model Rinjani Barat)

- Pengadaan AWLR

1

Unit

BPDAS DM

165.000.000

BPDAS DM/ Kontraktor

- Pengadaan ARR

1

Unit

BPDAS DM

150.000.000

BPDAS DM/ Kontraktor

- Pembangunan Sapras SPAS

1

Unit

BPDAS DM

100.000.000

BPDAS DM/ Kontraktor

4

Reboisasi Pengkayaan Hutan Lindung di KPH Model Rinjani Barat

2500

Ha

BPDAS DM

KPH Rinjani Barat

A. Persiapan Lapangan dan Penanaman

1

Keg

4.124.350.000

KPH Rinjani Barat

B. Persiapan dan Pembuatan bibit

1.100.000

Btg

2.035.000.000

KPH Rinjani Barat

5

Penyusunan Rancangan Reboisasi Pengkayaan Hutan Lindung di KPH Model Rinjani Barat

1

Unit

BPDAS DM

267.700.000

KPH Rinjani Barat

6

Fasilitasi Pembangunan HKm

1200

Ha

120.000.000

KPH Rinjani Barat

C.

BADAN LITBANG

7

Ujicoba Rehabilitasi Hutan Lahan Kering Berbasis Tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu di KPH Rinjani Barat dan KPH Bali Timur (3.2.3.13)/B

1

Paket IPTEK

BPTHHBK Mataram

70.440.000

Balai Litbang Mataram

9

Model Rehabilitasi Hutan Lindung Berbasis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) (3.2.3.13) / L

1

Paket IPTEK

BPTHHBK Mataram

113.380.000

Balai Litbang Mataram

10

Teknik Pengendalian Hama Ulat Daun Gaharu melalui Pola Tanam Campuran dan Insektisida Nabati (12.2.3.13) / L

1

Paket IPTEK

BPTHHBK Mataram

31.225.000

Balai Litbang Mataram

11

Populasi Dasar Pemuliaan untuk jenis Gaharu dan Nyamplung(10.8.2.13) / L

1

Paket IPTEK

BPTHHBK Mataram

73.225.000

Balai Litbang Mataram

12

Kajian Status, Potensi dan Manfaat Hutan Lindung

1

Paket IPTEK

Pusat Litbang Konsevasi dan Rehabilitasi

174.000.000

Balai Litbang Mataram

13

Kajian Kelembagaan Pengelolaan Hutan Lindung

1

Paket IPTEK

Pusat Litbang Konsevasi dan Rehabilitasi

131.400.000

Balai Litbang Mataram

14

Dukungan teknis tenaga peneliti pada kegiatan : a). Penyegaran Petugas SPAS; b). Monev Tata air

1

Paket IPTEK

BPTK Pengelolaan DAS Solo

BPTK Pengelolaan DAS Solo

D.

DITJEN PHKA

15

Pameran Wisata Alam Tk. Kabupaten

1

Kali

BKSDA NTB

15.230.000

BKSDA NTB

16

Pembentukan Kader Konservasi Tingkat Pemula

1

Angkt

BKSDA NTB

37.100.000

BKSDA NTB

17

Pembinaan dan Penilaian Kader Konservasi dan Kader Pelestari Alam

1

Kali

BKSDA NTB

21.020.000

BKSDA NTB

18

Analisa Data dan Informasi Untuk Pengusulan Kuota Pemanfaatan TSL di NTB

1

Kali

BKSDA NTB

6.400.000

BKSDA NTB

19

Operasi Fungsional Pengamanan Hutan

1

Kali

BKSDA NTB

12.500.000

BKSDA NTB

20

Penyelesaian kasus hukum, pelanggaran, kejahatan kehutanan

2

kali

BTN Gunung Rinjani

10.400.000

BTN Gunung Rinjani

21

Pembinaan Desa Konservasi

1

Desa

BTN Gunung Rinjani

48.425.000

BTN Gunung Rinjani

E.

DITJEN BUK

22

Sosialisasi HTR di KPHL Rinjani Barat

2

kali

BP2HP Wil. IX Denpasar

262.000.000

BP2HP Wil. IX Denpasar

F.

PUSAT PENDIDIKAN LATIHAN

23

Diklat Pengawasan Peredaran Flora & Fauna

2

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

24

Diklat Manajemen Pengendalian Kebakaran Hutan

1

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

25

Diklat Sistem Informasi Geografis Bagi Operator

2

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

26

Diklat Pengamanan Hutan Partisipatif

4

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

27

Diklat Pemanfaatan dan Pengolahan Madu Hutan

4

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

28

Diklat Pembuatan KBR

4

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

G.

PUSDAL REG II

29

Monev dan Evaluasi di Tingkat Pusat

4

Kali

Pusdalbanghut Reg. 2

240.000.000

Pusdalbanghut Reg. 2

H.

DINAS KEHUTANAN NTB

H.1

Dekon Ditjen Planologi

30

Sosialisasi Batas

1

Kali

Dishut Prov. NTB

30.000.000

Dishut Prov. NTB

31

Monev Penggunaan Kawasan Hutan

1

Kali

Dishut Prov. NTB

20.000.000

Dishut Prov. NTB

H.2

Dekon Ditjen PDAS dan PS

32

Bimbingan dan Monev HKm

2

Kali

Dishut Prov. NTB

50.000.000

Dishut Prov. NTB

33

Pembinaan dan Pengendalian Kebijakan HKm

2

Kali

Dishut Prov. NTB

20.000.000

Dishut Prov. NTB

34

Pemantauan dan Evaluasi Perbenihan Tanaman Hutan

2

Kali

Dishut Prov. NTB

14.000.000

Dishut Prov. NTB

H.3

Dekon Ditjen PHKA

35

Pembuatan Sekat Bakar KPH Rinjani Barat

12

Ha

Dishut Prov. NTB

70.000.000

KPH Rinjani Barat

36

Patroli Hutan Bersama Masyarakat

1

Kali

Dishut Prov. NTB

30.000.000

KPH Rinjani Barat

H.4

Dekon Ditjen BUK

37

Penataan Petak dan Risalah Hutan Produksi Wil. KPH Rinjani Barat

3000

Ha

Dishut Prov. NTB

207.530.000

KPH Rinjani Barat

38

Inventarisasi Sosekbud KPH Rinjani Barat

36

Desa

Dishut Prov. NTB

70.717.000

KPH Rinjani Barat

39

Inventarisasi Potensi Kayu (Standing stock)

7000

Ha

Dishut Prov. NTB

108.291.000

KPH Rinjani Barat

40

Pembinaan Pemanfaatan Hutan Produksi (Monev pemanfaatan kws hutan, pengamanan hutan, penguatan kelompok & pembinaan perlebahan)

1

Paket

Dishut Prov. NTB

456.026.000

KPH Rinjani Barat

I.

APBD I-DINAS KEHUTANAN NTB

41

Penanaman HHBK (Ketak/Pakis & Pandan) (APBD I NTB)

15

Ha

Dishut Prov. NTB

140.000.000

KPH Rinjani Barat

42

Penyusunan Peraturan Gubernur Sumbangan Pihak ke-3

1

Paket

Dishut Prov. NTB

50.000.000

Dishut Prov. NTB

43

Bantuan Sarana Produksi budidaya perlebahan

2

Unit

Dishut Prov. NTB

13.400.000

KPH Rinjani Barat

J.

BAKOR PENYULUHAN NTB

44

Pembentukan/Pendampingan Kelompok Usaha Produktif (KUP)

1

Klmpk

Bakorluh Prov. NTB

25.000.000

Bakorluh Prov. NTB

45

Penyelenggaraan KMDM

2

Sekolah

Bakorluh Prov. NTB

10.000.000

Bakorluh Prov. NTB

46

Pengembangan Percontohan Pemberdayaan Masyarakat

1

Lokasi

Bakorluh Prov. NTB

50.000.000

Bakorluh Prov. NTB

47

Pembuatan Demplot Penyuluhan Kehutanan

1

Unit

Bakorluh Prov. NTB

90.000.000

Bakorluh Prov. NTB

K.

DISHUT KAB LOMBOK BARAT

49

Pemeliharaan Rehabilitasi Thn I (DAK APBD II)

100

Ha

Dishut Kab. Lombok Barat

40.228.000

Dishut Kab. Lombok Barat

L.

DISHUT KAB LOMBOK UTARA

50

Pemeliharaan Thn I reboisasi

100

Ha

Dishut Kab. Lombok Utara

78.980.000

Dishut Kab. Lombok Utara

51

Persiapan dan Penanaman Kegiatan Reboisasi

50

Ha

Dishut Kab. Lombok Utara

212.040.000

Dishut Kab. Lombok Utara

52

Persiapan dan Penanaman Kegiatan pengkayaan

50

Ha

Dishut Kab. Lombok Utara

94.470.000

Dishut Kab. Lombok Utara

53

Konservasi tanah dan air (Pembuatan DAM penahan)

5

Unit

Dishut Kab. Lombok Utara

125.000.000

Dishut Kab. Lombok Utara

J U M L A H

11.335.230.000

III.12 Kegiatan Pengelolan Hutan Lainnya

  • Kondisi posisi KPHL Model Rinjani Barat dalam perspektif tata ruang wilayah dan pembangunan daerah, RTRWP sudah disesuaikan dengan posisi KPHL Model Rinjani Barat
  • Informasi sosbud, 12 desa Lombok Utara terdapat 14 lembaga adat yang mengelola 31 hutan adat baik di dalam/ di luar kawasan hutan dengan menerapkan awig awig pengelolaan hutan. Pengelolaan hutan adat yang dilakukan mempunyai 3 fungsi utama yaitu ekologi dan konservasi, sosial budaya serta ekonomi. Awig awig merupakan kearifan lokal yang perlu dikembangkan dalam tata kelola hutan secara lestari pada KPHL Rinjani Barat.

 

 

 

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE

II.4. Personil KPH :

Pengelola

Jumlah

Keterangan

Kepala KPH

1 orang

S1, S2 Kehutanan, Diklat KPH

Kepala SBTU

1 orang

Kepala Seksi Budidaya dan Produksi

1 orang

Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran

1 orang

Kepala Resort KPH

2 orang

Tenaga Teknis Perencanaan

Tenaga Pengamanan

25 orang

Pamswakarsa

Tenaga Administrasi

Tenaga Teknis Lainnya

II.5. Rencana menuju SKPD : target tahun 2012 karena perlu disetujui oleh DPRD

II.6. Rencana pengembangan SDM : akan ada perekrutan tenaga

II.7. Kelengkapan sarana prasarana :

- Kantor KPH seluas 200 m² diatas lahan 2497 m². Dibangun di atas tanah Pemda yang terdiri dari ruang kepala balai, ruang kepala seksi Budidaya dan Produksi beserta staf, ruang Kasi Pengolahan dan Pemasaran beserta staf, ruang Kasubag TU beserta staf, kamar mandi Kepala Balai dan kamar mandi staf. Lokasi kantor di Jalan Jenderal sudirman nomor 57, Sayang sayang Mataram.

- Sepeda motor trail 2 unit

- UPS 2 unit

- Komputer dan printer 2 unit

- Laptop 1 unit

- Meubelair : meja dan kursi 13 unit, kursi tamu 1 unit, kursi ruang tunggu 2 unit, filling kabinet 1 unit, lemari arsip 3 unit dan AC ½ PK 5 buah

II.8. Lain-lain : – Belum ada

I. ASPEK RENCANA dan AKTIVITAS/KEGIATAN PENGELOLAAN HUTAN

III.1. Tata Hutan dan rencana pengelolaan :

- Penafsiran citra landsat tahun 2005 sudah ada, untuk tahun 2010 sedang diupayakan citra resolusi tinggi

- Kegiatan baru dilaksanakan pada lokasi kegiatan PHUTL Ditjen BUK seluas 985 ha

- Patok batas perlu diperbaiki dengan patok beton

- Penyusunan RP tahun 2010 penyusunan draft, tahun 2011 konsultasi publik dan penyusunan final

- Sudah dibuat peta operasional Peta Rancangan Kegiatan Pembangunan skala 1 : 10.000 yang isinya pembagian areal penggarap (swadaya).

III.1.1 Citra Satelit– Belum ada

III.1.2 Inventarisasi desk analisis– Belum ada

III.1.3 Inventarisasi Sosekbud– Belum ada

III.1.4 Inventarisasi Hutan– Belum ada

III.2 Penyusunan Rencana Pengelolaan HUtan– Belum ada

III.3 Penggunaan Kawasan Hutan– Belum ada

III.4 Pemanfaatan Hutan– Belum ada

III.5 Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan– Belum ada

III.6 Perlindungan Hutan dan Konservasi– Belum ada

III.7 Pengolahan Hasil Hutan– Belum ada

III.8 Pemberdayaan Masyarakat– Belum ada

III.9 Peta Operasional– Belum ada

III.10 Alokasi Dana Bantuan Pembangunan/Operasional :

A. Alokasi APBN tahun 2011 :

1. Ditjen Planologi Kehutanan

- Inventarisasi dan identifikasi permasalahan kawasan hutan Rp. 57.860.000,- 2011)

- Inventarisasi sosekbud Rp. 63.230.000,-

- Konsultasi publik penyempurnaan RPH Rp. 71.270.000,-

- Penataan wilayah kerja resort KPH Rp 80.900.000,-

- Pembangunan kantor dan pengadaan motor, komputer, laptop, meubelair Rp. 778.576.000,-

2. Ditjen BUK.

- Inventarisasi potensi kayu hutan produksi Rp. 72.380.000,-

- Monev pemanfaatan hutan produksi Rp. 27.690.000,-

3. Balai Litbang Mataram

Pelatihan bididaya dan inokulasi gaharu kelompok tani sekitar KPH (4 orang)

B. Alokasi APBD tahun 2011

1. KPH Rinjani Barat

- Pengembangan rumput ketak (pakis kawat) Rp. 84.387.000,-

- Pengembangan bambu Rp. 20.287.000,-

- Pengembangan perlebahan Rp. 38.300.000,-

- Pengadaan mesin TTG pengolah kopi Rp. 40.000.000,-

2. Bidang RPH

- Pembuatan arboretum (gagal)

- Rehabilitasi mata air Rp. 87.000.000,-

3. Bidang PH

- Pengembangan nyamplung Rp. 26.800.000,-

- Pemeliharaan I pengembangan nyamplung Rp. 2.900.000,-

4. Dishutkab Lombok Barat (DAK APBD II)

- Reboisasi hutan lindung Rp. 400.934.000,-

5. Dishutkab Lombok Utara (DAK APBD II)

- Reboisasi hutan lindung Rp. 355.208.000

III.11 Konvergensi Kegiatan

No

Kegiatan

Volume

Satker

Anggaran

Pelaksana

Jml

Satuan

(Rp)

Kegiatan

A.

DITJEN PLANOLOGI

1

Penataan Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan

1

Dokumen

BPKH Wil. VIII Denpasar

170.890.000

BPKH VIII / Perguruan tinggi

2

Sarana dan Prasarana KPH Rinjani Barat - NTB

a. Bangunan Kantor

1

Unit

BPKH Wil. VIII Denpasar

491.863.000

BPKH VIII/ Kontraktor

b. Alat Transportasi/Mobilitas

1

Unit

BPKH Wil. VIII Denpasar

380.000.000

BPKH VIII/ Kontraktor

c. Alat Perkantoran

7

Unit

BPKH Wil. VIII Denpasar

65.000.000

BPKH VIII/ Kontraktor

d. Peralatan Survey

4

Unit

BPKH Wil. VIII Denpasar

13.000.000

BPKH VIII/ Kontraktor

B.

DITJEN BPDAS-PS

3

Pengadaan Peralatan SPAS (1 Unit KPH Model Rinjani Barat)

- Pengadaan AWLR

1

Unit

BPDAS DM

165.000.000

BPDAS DM/ Kontraktor

- Pengadaan ARR

1

Unit

BPDAS DM

150.000.000

BPDAS DM/ Kontraktor

- Pembangunan Sapras SPAS

1

Unit

BPDAS DM

100.000.000

BPDAS DM/ Kontraktor

4

Reboisasi Pengkayaan Hutan Lindung di KPH Model Rinjani Barat

2500

Ha

BPDAS DM

KPH Rinjani Barat

A. Persiapan Lapangan dan Penanaman

1

Keg

4.124.350.000

KPH Rinjani Barat

B. Persiapan dan Pembuatan bibit

1.100.000

Btg

2.035.000.000

KPH Rinjani Barat

5

Penyusunan Rancangan Reboisasi Pengkayaan Hutan Lindung di KPH Model Rinjani Barat

1

Unit

BPDAS DM

267.700.000

KPH Rinjani Barat

6

Fasilitasi Pembangunan HKm

1200

Ha

120.000.000

KPH Rinjani Barat

C.

BADAN LITBANG

7

Ujicoba Rehabilitasi Hutan Lahan Kering Berbasis Tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu di KPH Rinjani Barat dan KPH Bali Timur (3.2.3.13)/B

1

Paket IPTEK

BPTHHBK Mataram

70.440.000

Balai Litbang Mataram

9

Model Rehabilitasi Hutan Lindung Berbasis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) (3.2.3.13) / L

1

Paket IPTEK

BPTHHBK Mataram

113.380.000

Balai Litbang Mataram

10

Teknik Pengendalian Hama Ulat Daun Gaharu melalui Pola Tanam Campuran dan Insektisida Nabati (12.2.3.13) / L

1

Paket IPTEK

BPTHHBK Mataram

31.225.000

Balai Litbang Mataram

11

Populasi Dasar Pemuliaan untuk jenis Gaharu dan Nyamplung(10.8.2.13) / L

1

Paket IPTEK

BPTHHBK Mataram

73.225.000

Balai Litbang Mataram

12

Kajian Status, Potensi dan Manfaat Hutan Lindung

1

Paket IPTEK

Pusat Litbang Konsevasi dan Rehabilitasi

174.000.000

Balai Litbang Mataram

13

Kajian Kelembagaan Pengelolaan Hutan Lindung

1

Paket IPTEK

Pusat Litbang Konsevasi dan Rehabilitasi

131.400.000

Balai Litbang Mataram

14

Dukungan teknis tenaga peneliti pada kegiatan : a). Penyegaran Petugas SPAS; b). Monev Tata air

1

Paket IPTEK

BPTK Pengelolaan DAS Solo

BPTK Pengelolaan DAS Solo

D.

DITJEN PHKA

15

Pameran Wisata Alam Tk. Kabupaten

1

Kali

BKSDA NTB

15.230.000

BKSDA NTB

16

Pembentukan Kader Konservasi Tingkat Pemula

1

Angkt

BKSDA NTB

37.100.000

BKSDA NTB

17

Pembinaan dan Penilaian Kader Konservasi dan Kader Pelestari Alam

1

Kali

BKSDA NTB

21.020.000

BKSDA NTB

18

Analisa Data dan Informasi Untuk Pengusulan Kuota Pemanfaatan TSL di NTB

1

Kali

BKSDA NTB

6.400.000

BKSDA NTB

19

Operasi Fungsional Pengamanan Hutan

1

Kali

BKSDA NTB

12.500.000

BKSDA NTB

20

Penyelesaian kasus hukum, pelanggaran, kejahatan kehutanan

2

kali

BTN Gunung Rinjani

10.400.000

BTN Gunung Rinjani

21

Pembinaan Desa Konservasi

1

Desa

BTN Gunung Rinjani

48.425.000

BTN Gunung Rinjani

E.

DITJEN BUK

22

Sosialisasi HTR di KPHL Rinjani Barat

2

kali

BP2HP Wil. IX Denpasar

262.000.000

BP2HP Wil. IX Denpasar

F.

PUSAT PENDIDIKAN LATIHAN

23

Diklat Pengawasan Peredaran Flora & Fauna

2

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

24

Diklat Manajemen Pengendalian Kebakaran Hutan

1

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

25

Diklat Sistem Informasi Geografis Bagi Operator

2

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

26

Diklat Pengamanan Hutan Partisipatif

4

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

27

Diklat Pemanfaatan dan Pengolahan Madu Hutan

4

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

28

Diklat Pembuatan KBR

4

Org

BDK Kupang

pm

BDK Kupang

G.

PUSDAL REG II

29

Monev dan Evaluasi di Tingkat Pusat

4

Kali

Pusdalbanghut Reg. 2

240.000.000

Pusdalbanghut Reg. 2

H.

DINAS KEHUTANAN NTB

H.1

Dekon Ditjen Planologi

30

Sosialisasi Batas

1

Kali

Dishut Prov. NTB

30.000.000

Dishut Prov. NTB

31

Monev Penggunaan Kawasan Hutan

1

Kali

Dishut Prov. NTB

20.000.000

Dishut Prov. NTB

H.2

Dekon Ditjen PDAS dan PS

32

Bimbingan dan Monev HKm

2

Kali

Dishut Prov. NTB

50.000.000

Dishut Prov. NTB

33

Pembinaan dan Pengendalian Kebijakan HKm

2

Kali

Dishut Prov. NTB

20.000.000

Dishut Prov. NTB

34

Pemantauan dan Evaluasi Perbenihan Tanaman Hutan

2

Kali

Dishut Prov. NTB

14.000.000

Dishut Prov. NTB

H.3

Dekon Ditjen PHKA

35

Pembuatan Sekat Bakar KPH Rinjani Barat

12

Ha

Dishut Prov. NTB

70.000.000

KPH Rinjani Barat

36

Patroli Hutan Bersama Masyarakat

1

Kali

Dishut Prov. NTB

30.000.000

KPH Rinjani Barat

H.4

Dekon Ditjen BUK

37

Penataan Petak dan Risalah Hutan Produksi Wil. KPH Rinjani Barat

3000

Ha

Dishut Prov. NTB

207.530.000

KPH Rinjani Barat

38

Inventarisasi Sosekbud KPH Rinjani Barat

36

Desa

Dishut Prov. NTB

70.717.000

KPH Rinjani Barat

39

Inventarisasi Potensi Kayu (Standing stock)

7000

Ha

Dishut Prov. NTB

108.291.000

KPH Rinjani Barat

40

Pembinaan Pemanfaatan Hutan Produksi (Monev pemanfaatan kws hutan, pengamanan hutan, penguatan kelompok & pembinaan perlebahan)

1

Paket

Dishut Prov. NTB

456.026.000

KPH Rinjani Barat

I.

APBD I-DINAS KEHUTANAN NTB

41

Penanaman HHBK (Ketak/Pakis & Pandan) (APBD I NTB)

15

Ha

Dishut Prov. NTB

140.000.000

KPH Rinjani Barat

42

Penyusunan Peraturan Gubernur Sumbangan Pihak ke-3

1

Paket

Dishut Prov. NTB

50.000.000

Dishut Prov. NTB

43

Bantuan Sarana Produksi budidaya perlebahan

2

Unit

Dishut Prov. NTB

13.400.000

KPH Rinjani Barat

J.

BAKOR PENYULUHAN NTB

44

Pembentukan/Pendampingan Kelompok Usaha Produktif (KUP)

1

Klmpk

Bakorluh Prov. NTB

25.000.000

Bakorluh Prov. NTB

45

Penyelenggaraan KMDM

2

Sekolah

Bakorluh Prov. NTB

10.000.000

Bakorluh Prov. NTB

46

Pengembangan Percontohan Pemberdayaan Masyarakat

1

Lokasi

Bakorluh Prov. NTB

50.000.000

Bakorluh Prov. NTB

47

Pembuatan Demplot Penyuluhan Kehutanan

1

Unit

Bakorluh Prov. NTB

90.000.000

Bakorluh Prov. NTB

K.

DISHUT KAB LOMBOK BARAT

49

Pemeliharaan Rehabilitasi Thn I (DAK APBD II)

100

Ha

Dishut Kab. Lombok Barat

40.228.000

Dishut Kab. Lombok Barat

L.

DISHUT KAB LOMBOK UTARA

50

Pemeliharaan Thn I reboisasi

100

Ha

Dishut Kab. Lombok Utara

78.980.000

Dishut Kab. Lombok Utara

51

Persiapan dan Penanaman Kegiatan Reboisasi

50

Ha

Dishut Kab. Lombok Utara

212.040.000

Dishut Kab. Lombok Utara

52

Persiapan dan Penanaman Kegiatan pengkayaan

50

Ha

Dishut Kab. Lombok Utara

94.470.000

Dishut Kab. Lombok Utara

53

Konservasi tanah dan air (Pembuatan DAM penahan)

5

Unit

Dishut Kab. Lombok Utara

125.000.000

Dishut Kab. Lombok Utara

J U M L A H

11.335.230.000

III.12 Kegiatan Pengelolan Hutan Lainnya

- Kondisi posisi KPHL Model Rinjani Barat dalam perspektif tata ruang wilayah dan pembangunan daerah, RTRWP sudah disesuaikan dengan posisi KPHL Model Rinjani Barat

- Informasi sosbud, 12 desa Lombok Utara terdapat 14 lembaga adat yang mengelola 31 hutan adat baik di dalam/ di luar kawasan hutan dengan menerapkan awig awig pengelolaan hutan. Pengelolaan hutan adat yang dilakukan mempunyai 3 fungsi utama yaitu ekologi dan konservasi, sosial budaya serta ekonomi. Awig awig merupakan kearifan lokal yang perlu dikembangkan dalam tata kelola hutan secara lestari pada KPHL Rinjani Barat.